Cikal bakal Korps Marinir bermula dari tanggal 15 November 1945, di mana nama Corps Mariniers tercantum dalam Pangkalan IV ALRI Tegal sehingga tanggal ini dijadikan sebagai hari lahir Korps Marinir. Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertahanan No. A/565/1948 pada tanggal 9 Oktober 1948 ditetapkan adanya Korps Komando di dalam jajaran Angkatan Laut. Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL) kembali menggunakan nama Korps Marinir sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut No. Skep/1831/XI/1975 tanggal 15 November 1975.
Usai Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dikumandangkan pada tanggal 17 Agustus 1945 maka di seluruh pelosok Nusantara terbentuklah Badan-Badan perjuangan yang bertujuan mempertahankan kemerdekaan. Di bidang kelautan, para pejuang laut yang terdiri dari para pemuda pelayaran, nelayan, bekas K.M, Kaigun, Heiho membentuk satuan-satuan di pangkalan seluruh Indonesia seperti Marine Keamanan Rakyat, Tentara Keamanan Rakyat, Corps Marinier, Pasukan Laut dan Korps Keamanan Pantai.
Details
Sebanyak 195 orang Siswa TNI AL Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) Angkatan ke-LII dan siswa Pendidikan Pembentukan Perwira Singkat (Diktupakat) Angkatan II TA. 2021 Korp...
read more
Dalam rangka menindaklanjuti perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono tentang membangun Sumber Daya Manusia yang unggul dan profesional serta...
read more
Batalyon Marinir pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) l Belawan Marinir menerima kedatangan kunjungan kerja Safari Pers Kormar TA .2022, Aspers Dankormar Kolonel Mar Pangestu Wid...
read moreBerikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Dan berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia
Tempat saya yang terbaik adalah ditengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan perjuangan. Met of zonder Pemerintah TNI akan berjuang terus
Jangan memperbanyak lawan, tetapi perbanyaklah kawan
Di sini ananda harap kepada Ibunda supaya bersabar karena setiap kematian manusia adalah tidak siapa yang boleh menentukan satu-satunya yang menentukan ialah Tuhan Yang Maha Kuasa dan setiap manusia yang ada di dalam dunia ini tetap akan kembali kepada Illahi.
Kobarkan Semangat Pertempuran!
Pelaksanaan Hukuman Mati Keatas AnandaTelah di Putuskan Pada Tanggal 17 Oktober 1968 Hari Kamis, Radjab 1388. Ikhlas dan Bersyukurlah Sebanyak-banyaknya Rasa Karunia Tuhan Yang Telah Menentuka Nasib Ananda Sedemikian Mustinya